oleh

7 Rekomendasi Laptop Gaming Harga Rp 10 Jutaan Terbaik April Tahun 2022

ONE KLIK techno | Laptop gaming yang bagus pastilah mahal. Hal itu mutlak mengingat spesifikasi yang ditawarkan biasanya adalah spesifikasi tinggi. Tak ayal, laptop gaming tersebut rata-rata harganya mulai belasan juta sampai puluhan juta. Ada memang kategori laptop gaming murah yang umumnya berada di kisaran harga di bawah 10 juta.

Laptop gaming yang dibanderol dengan harga di bawah 10 juta merupakan laptop gaming yang pas-pasan. Kinerjanya tentu tidak sehebat laptop gaming harga puluhan juta.

Untuk beberapa orang yang memang punya dana terbatas, laptop gaming murah memang jadi solusi. Hanya saja, untuk Anda yang butuh laptop gaming mumpuni tapi harganya tidak puluhan juta, bisa melirik laptop gaming dengan kisaran harga 10 jutaan.

Laptop gaming di kelas harga 10 jutaan sudah tergolong baik dan lebih bisa diandalkan jika dibandingkan laptop gaming di kisaran harga di bawahnya. Terlebih karena di kelas harga 10 juta, sudah banyak laptop yang dibekali prosesor dengan embel-embel “HQ” yang memang ditujukan untuk kebutuhan performa tinggi.

Apa saja laptop gaming harga 10 jutaan pilihan terbaik ? Berikut kami berikan rekomendasinya.

 

1. HP Pavilion Gaming 15 i5 10300

1. HP Pavilion Gaming 15 i5 10300

Salah satu laptop gaming termurah yang bisa Anda dapatkan adalah HP Pavillion Gaming 15 yang menggunakan Intel Core i5 generasi ke-10. Prosesor yang menggunakan arsitektur Comet Lake-H ini hadir dengan konfigurasi quad core dan delapan untaian, mampu berlari pada frekuensi standar 2.5 GHz dengan kemampuan Turbo Boost mencapai 4.5 GHz.

Pengguna juga disuguhkan dengan layar yang mengusung teknologi micro-edge display untuk dapat menikmati tampilan tanpa terganggu bezel yang tebal.

Berjalan pada resolusi Full HD dengan laju penyegaran 60 Hz, pengguna akan merasakan tampilan yang tajam dan mulus. Penggunaan saat di luar ruangan juga masih terbilang oke berkat tingkat kecerahan yang mencapai 250 nit.

Papan ketik laptop ini merupakan tipe chiclet dengan ukuran penuh, menawarkan backlit berwarna hijau serta numberic keypad untuk pengetikkan angka yang praktis, nyaman, dan tanpa eror.

Bodinya yang setipis 2,34 cm dan bobot yang seringan 2.25 kg menjadikannya laptop gaming yang cocok digunakan bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.

Sayangnya ia belum mendukung konektivitas WiFi 6 yang menawarkan stabilitas internet lebih kencang dan stabil. Jika memang ingin rasakan pengalaman online gaming yang lag free, bisa koneksikan modem ke laptop melalui kabel LAN.

 

2. Lenovo Gaming 3

Lenovo Gaming 3

Tidak perlu keluarkan budget hingga 15 jutaan untuk bisa merasakan performa gahar, karena Lenovo Gaming 3i 15 YBID sudah cukup untuk menunjang kebutuhan gaming secara kasual.

Kinerjanya mengandalkan prosesor Intel Core i5 10300H yang mampu meraih frekuensi Turbo Boost hingga 4,5 GHz, serta menawarkan VGA terintegrasi Intel UHD Graphics 630 di saat Anda butuh melakukan pekerjaan grafis ringan demi menghemat baterai.

Di sisi VGA-nya, laptop ini dikemas dengan NVIDIA GeForce GTX 1650 Ti yang menawarkan sedikit peningkatan performa dibandingkan GTX 1650 biasa.

Mayoritas game populer bisa dimainkan dengan lancar di laptop ini pada resolusi 1080p, seperti Red Dead Redemption 2, Doom Eternal, dan masih banyak lagi. Namun jika Anda memilih grafis rata kanan, frame rate-nya hanya meraih sekitar 30-an FPS.

Laptop ini memang hanya menawarkan HDD alih-alih SSD, namun Anda masih dapat menambahkan SSD pada slot yang tersedia. Oh iya, Lenovo Gaming 3i juga memiliki sebuah “keistimewaan” pada desain bodinya yang tidak terlalu terlihat “istimewa”, alias biasa-biasa saja.

Tampil dengan desain yang tidak neko-neko dan terlihat seperti laptop biasa, Lenovo Gaming 3i ini tentu bisa blend pada situasi perkantoran ataupun bisnis.

Jika Anda memiliki alasan untuk menyembunyikan fakta bahwa diri Anda adalah seorang gamer, maka laptop ini adalah pilihan ideal. Laptop baru akan terlihat mencirikan gaming saat backlit papan ketik berwarna birunya diaktifkan.

 

3. ASUS TUF FX505DYRX560 4GB RYZEN 5 3550

ASUS TUF FX505DYRX560 4GB RYZEN 5 3550

Esensi dari sebuah laptop memang harus bisa dibawa ke manapun saja, tak terkecuali sebuah laptop gaming. Nah, kalau Anda punya mobilitas tinggi, maka ASUS TUF FX505DYRX560 ini jelas jadi salah satu pilihan ideal.

Bobotnya yang hanya seringan 2,2 kg dan bodinya yang seringkas 26,8 mm tidak akan membuat pengguna cepat pegal saat menentengnya dalam waktu lama. Belum lagi, ia sudah tersertifikasi militer MIL-STD 810G yang membuatnya tahan terhadap guncangan, getaran, suhu, ataupun ketinggian (high altitude).

Laptop gaming dari ASUS tersebut juga unggul di bagian layar yang sudah mendukung FreeSync yang dapat menyelaraskan tampilan layar dengan frame rate agar tidak terjadi tearing. Ditambah lagi, laju penyegarannya yang 120 Hz dapat menampilkan pergeseran layar yang dua kali lipat lebih mulus dibandingkan 60 Hz konvensional.

Sayangnya, jika ditilik dari kinerja, laptop ini bukanlah yang paling gahar dalam memainkan game. Ia hadir dengan kartu pengolah grafis AMD Radeon RX 560X yang kinerjanya masih belum menyaingi NVIDIA GTX 1050.

Kalau Anda rela memainkan game berat dengan frame rate pas-pasan di 30 FPS dan pengaturan grafis Medium, performa laptop ini masih terbilang tolerable. Harganya pun terhitung worth it dengan kondisi layar dan ketahanan bodinya yang unggul, hanya sekitar Rp11 jutaan. Tertarik gaming pakai laptop ini?

 

4. MSI GF63 THIN 10SCSR 1460ID – i5-10200H

MSI GF63 THIN 10SCSR 1460ID - i5-10200H

Tidak hanya miliki varian yang disokong VGA berupa GTX 1650, rupanya MSI GF63 Thin 10SCSR 1460ID ini hadir pula dengan varian GTX 1650 Ti. Meski peningkatan performanya tidak begitu jauh, tapi ini tetap layak diapresiasi emngingat harganya yang masih berada di kisaran 10 juta.

Seperti yang bisa diduga, kata Thin pada judul memang mengacu pada ketebalan dan bobotnya, yakni sebesar 21,7 mm dan seberat 1.86 kg saja. Kinerja prosesornya ada yang gunakan Intel Core i7 ada pula yang gunakan Core i5. Yang pasti, keduanya hadir dengan generasi ke-10.

Kinerja CPU di laptop varian ini punya besaran frekuensi TurboBoost yang besar di angka 4,5 GHz. Kalau punya budget berlebih, tidak ada salahnya pakai yang Intel Core i7 dengan burst clock lebih tinggi yakni 5 GHz.

Sama seperti varian yang tawarkan GTX 1650 reguler, di sini juga disediakan jaringan koneksi WiFi 6 untuk latensi rendah dan anti ngelag. Semua sungguh dirancang untuk kebutuhan gamer sejati, turut menawarkan kualitas speaker membahana berteknologikan Hi Res Audio, layar besar berlaju penyegaran 144 Hz, serta masa pemakaian baterai hingga 7 jam.

 

5. ASUS TUF505GT

ASUS TUF505GT

Laptop gaming dari ASUS yang satu ini menawarkan keyboard yang sungguh tahan lama, hadir dengan numberic keypad, pembeda warna pada tombol WASD, serta opsi konfigurasi RGB untuk mengubah warna backlit. ASUS sendiri mengklaim kalau tombol di keyboard dapat bertahan hingga 20 juta kali ditekan.

Desain NanoEdge pada layar laptop ini punya panel yang terlihat mulus serta bezel yang begitu tipis, membuat kegiatan gaming ataupun hiburan lainnya jadi lebih menyenangkan. Layar IPS-level miliknya juga akan sanggup menyediakan warna yang begitu colorful dan akurat untuk menunjang kreasi konten.

ASUS TUF505GT adalah laptop yang menggabungkan segala aspek baik seperti performa, mobilitas, kelengkapan port, serta ketahanan bodi.

Jika mencari laptop gaming yang mudah dibawa pergi, bisa ubah warna backlit sesuka hati, dan tersertifikasi militer, inilah laptop yang pas untuk Anda. Harganya berada di kisaran Rp11 jutaan saja. Worth it untuk kelebihan yang ditawarkannya.

 

6. HP Pavilion Gaming 15 i5 9300H

Kebanyakan laptop berlomba-lomba menjajakan generasi Intel terbaru sebagai prosesornya. Meski performanya lebih bagus, tapi generasi terbaru memiliki harga yang tidak murah. Nah, kalau Anda agak terpentok budget, HP Pavilion Gaming 15 yang gunakan Intel Core i5 generasi ke-9 ini masih terbilang oke, lho!

Walau bukan generasi terbaru, tapi ia memiliki frekuensi dasar 2.4 GHz dengan kemampuan Turbo Boost yang frekuensinya bisa mencapai 4.1 GHz. Dalam hal kemampuan gaming ataupun aktivitas harian, Intel Core i5 9300H ini punya kinerja yang bukan sekadar isapan jempol.

Meskipun begitu, laptop ini memang tidak menawarkan VGA yang gahar-gahar amat. Untuk bermain game-game eSport seperti Valorant atau Dota 2, kartu grafis GTX 1650 4G sebenarnya sudah lebih dari cukup untuk memberikan frame rate optimal.

Tapi untuk memainkan game AAA terkini dengan pengaturan rata kanan, frame rate yang didapat sangatlah pas-pasan. Malahan, belum tentu playable sama sekali.

Laptop yang desainnya bernuansakan hitam dan hijau ini nampaknya hanya cocok kalau Anda adalah casual gamer yang sekadar memainkan game ringan seperti FIFA atau PES. Di harganya yang sekitar Rp10 jutaan saja, kami cukup percaya diri bahwa laptop ini akan memberikan performa yang Anda butuhkan.

 

7. ASUS ZenBook Q408UG

ASUS ZenBook Q408UG

Laptop ASUS yang satu ini mungkin belum bisa dianggap sebagai laptop gaming jika dilihat dari standar tertentu. Meskipun begitu, hadirnya VGA diskrit berupa GeForce MX450 tetap membuatnya cukup layak menjalankan game ketimbang laptop yang hanya hadir dengan VGA onboard.

Laptop tersebut masih sanggup menjalankan Genshin Impact pada pengaturan High dengan frame rate yang sungguh stabil. Akan tetapi, Anda mungkin akan sedikit merasa kecewa dengan perfofrmanya saat memainkan game-game modern yang rilis di tahun 2012.

Dapur pacunya menggunakan prosesor hexa core berupa AMD Ryzen 5 5500U dengan frekuensi dasar 2.1 GHz dan Turbo Boost Frequency sebesar 4 GHz.

Selain tawarkan VGA diskrit, pengguna bisa bisa memilih untuk gunakan Radeon RX Vega 7 untuk kebutuhan yang tidak begitu graphically-demanding, seperti edit foto, mengetik di Office, dan sebagainya.

Berada di seri ZenBook, laptop ini memang lebih cocok untuk target pasar yang menginginkan laptop yang praktis dan ringan dibawa-bawa.

Pada form factor-nya yang ringkas, perangkat mampu mengemas layar berukuran 14 inci pada resolusi Full HD. Teknologi bezel tipis serta papan ketik yang disusun secara end-to-end kian memancarkan filosofi desain yang compact untuk keperluan mobilitas tinggi.

Produk laptop inipun hanya memiliki bobot 1,5 kg, yang artinya ia tidak lebih berat dibandingkan buku tebal yang biasanya dimiliki mahasiswa.

Tipis dan ringkas, bisa diselipkan ke tas tanpa khawatir menambah terlalu banyak beban pada barang bawaan secara keseluruhan.

Namun mengingat harganya yang tergolong mahal di angka 10 jutaan, tampaknya cukup nanggung. Anda tinggal perlu tambah sejuta atau dua juta dan sudah bisa dapatkan laptop dengan kartu grafis yang lebih gahar lagi.

Nah, itulah deretan laptop gaming murah yang bisa Anda pilih dengan dana yang Anda punya di kisaran 10 sampai 11 juta kurang seribu. Tertarik pada salah satu dari 10 laptop gaming di atas?

Sumber: carisinyal

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini